ELEVEN

1269 Words

"Kok kamu nggak bilang hari ini main ke rumahku?" Hoeeekkk! Menjijikkan. Audy menyembulkan kepala dari punggung Carla ketika mendengar suara abangnya.  Ah, tenang saja. Toh, ada Andra, Gilang tidak akan berani berbuat jahil padanya, kan? "Saya pamit pulang ya, Kak," Carla menarik Audy yang masih berada di belakangnya dan menggandeng sahabatnya itu. Berjalan melewati dua senior tenar di sekolahnya. Namun langkah mereka terhalang dan gandengan Carla pada Audy mendadak terlepas karena Gilang tiba-tiba menarik tangan kiri Audy. Membuat gadis berambut panjang itu segera menghadap padanya. Mata Audy terbelalak seketika. 'Oh, my, apa lagi sih maunya cowok ini?' batin Audy saat matanya terkunci pada paras putra tunggal keluarga Melviano itu. "Bentar," gumam cowok itu. Napas Audy terhenti k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD