Keesokan harinya. “Cuma candaan?!” Bastian tiba-tiba datang menggebrak meja kantin kampus tempat Azha tengah menikmati nasi padang untuk makan siangnya. Temannya ini baru saja entah muncul dari mana dan tiba-tiba saja sudah mengejutkannya sampai hampir tersedak. “Kalau gue keselek lo bakal gue patahin leher lo, Njir!” Diancam oleh Azha yang masih terbatuk-batuk tidak membuat Bastian gentar, dia masih fokus dengan tujuannya menemui Azha saat ini. Dia buru-buru keluar dari basecamp Mapala begitu mendengar kabar yang membuatnya lebih ingin mematahkan leher Azha. “Lo sama Irena cuma boongan? Itu cuma candaan?!” tanya Bastian lagi yang semakin naik saja nada suaranya. Setelah meminum es tehnya, Azha akhirnya bisa meredakan batuk karena terkejut oleh kemunculan Bastian barusan. Dia mende

