Dinda bangun dari tidurnya dengan rasa lelah sebab dia begadang karena terus menunggu Kevin membalas chatnya sampai tengah malam. Namun dia menyerah karena sudah sangat mengantuk. Tidak memedulikan lagi akan bagaimana nanti. Tapi sebelum tidur, Dinda telah memutuskan untuk tidak melihat pada ponselnya sampai pulang sekolah nanti. Karena jawaban dari chatnya pada Kevin bisa saja menyakitkan dan dia tidak ingin itu nantinya bisa menghancurkan moodnya, apalagi nanti dia akan ada les setidaknya sampai jam 3 sore. Namun sekarnag saja Dinda rasanya sudah sangat kesal, dia seperti tidak b*******h melakukan apapun karena memikirkan kalau saja Kevin belum membalasnya. Dia berjalan lunglai menuju dapur untuk menyeduh s**u yang akan menjadi minuman pendamping saat sarapan hari ini. “Pokoknya ini s

