Terjebak dalam hujan

1387 Words

    Entah siapa yang memulai lebih dulu, terlena dalam kesunyian yang dalam hingga mata mereka tidak mampu terbuka lagi dan akhirnya terpejam, larut dalam mimpi meskipun mereka tidak tahu apa yang ada di dalam mimpi mereka.     Rinai hujan terasa menerpa kaki Hanna yang terbuka. Perlahan Hanna membuka matanya dan ia terkejut. Bukan hanya hujan yang turun dengan deras hingga angin membawa airnya mengenai mereka melainkan keadaan dirinya yang membuat dia harus menahan napas. Sejak kapan rok-nya yang panjang naik hingga melewati batas lututnya sementara pahe Ken begitu nyaman berada di antara kedua pahe Hanna membuat wajahnya merona.     Bagaimana dia tidak menyadari posisi mereka? Bukan saja pahe Ken yang tidak dikondisikan, tetapi juga sebelah telapak tangan Ken yang berada di paentatnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD