Kakek tua yang mengenakan pakaian seperti seorang demang pada zaman dahulu itu, memiliki aura karismatik. Guratan kisah masa lalu dan jenggot putih panjang menghiasi wajahnya. Beliau tampak seperti seorang pertapa yang berusia ratusan tahun. Dewa dan Acong merasa ada sesuatu yang menjadi daya tarik dari pertemuan mereka dengan sang Kakek. Dewa mulai menyadari jika dirinya bertemu dengan sosok magis, tetapi Dewa pun tidak bisa menolak untuk terus mendengarkan cerita dari Kakek tua itu. “Ba—bagaimana Kakek bisa mengetahui permasalahan yang sedang kami hadapi? Sedangkan kami tidak pernah menceritakannya kepada Kakek.” Dewa kembali menatap Kakek tua nan karismatik yang duduk di hadapannya. Sang Kakek pemilik jenggot panjang berwarna putih itu, tersenyum pada Dewa. “Ada hal yang harus kalian

