10. Gubuk Tua

1558 Words

Kemilau senja mulai berganti petang, ketika Dewa dan Acong selesai mengisi dua botol bekas air mineral seribu lima ratus mili liter. Suasana berubah gelap seketika bersamaan dengan gumpalan awan hitam yang meredupkan senja. Angin yang berdesir menyibak mental dua pemuda itu. Mereka merasa kalau hujan akan segera turun. “Cong! Ayo cepat jalannya! Keburu hujan! Keburu malam! Kita nggak tahu di sini aman atau tidak, yang jelas binatang buas pun perlu air untuk melepas dahaga! Sungai tidak aman untuk kita! Ayo cepat kita naik ke bukit sebelum benar-benar turun hujan!” Dewa berteriak di antara gelapnya suasana. “Wa! Tunggu!” Acong berjalan di belakang Dewa. Dewa yang kasihan melihat Acong, menukar barang bawaannya. Dua ikat kayu bakar akhirnya dipikul di kedua pundak Dewa. Sedangkan Acong m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD