27. Ranumaya

2026 Words

Dewa meyakinkan semua teman-temannya kalau ia baik-baik saja, setelah hampir terperosok ke dalam jurang. Mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju wilayah yang agak gelap karena rimbunnya dedaunan yang tumbuh subur pada dahan dan ranting-ranting pohon. Bulahot berjalan dengan penuh keyakinan. Menunjukkan arah di mana mereka bisa mendapatkan pasokan air untuk mencukupi kebutuhan mereka. Setelah mereka menuruni tebing itu. Bulahot mengantarkan mereka memasuki sebuah kawasan lembap dan banyak tumbuh pepohonan yang besar. Pohon-pohon yang tumbuh di sana berusia ratusan tahun. Bulahot menoleh ke sekelilingnya. Lalu ia mendekat pada Dewa. Bulahot menatap mata Dewa. Sebagai tanda dirinya ingin berbicara pada Dewa melalu batinnya. “Dewa ... pilihlah beberapa dahan itu ... potong ujungnya lalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD