Dara kini berada di dalam kamarnya ketika Pak Yanto dan dua orang pekerja lainnya tengah mengecat ruang televisi. Kamar Dara terlihat masih rapi, namun Dara menginkan untuk merapikan hal-hal yang sudah tidak dia butuhkan lagi. “Ah, sepertinya aku sudah tidak membutuhkan album-album musik itu lagi. Lagipula sekarang aku tidak lagi mengikuti mereka” ucapnya meraih album musik yang terpajang di lemari. “Dulu idol adalah kekasihku, tapi sekarang kekasihku adalah idol bagiku” kekehnya kegelian. “Oh iya, apa Hein sudah sampai kantor? Aku sama sekali belum mengecek ponsel” segera ia mencari dimana letak ponselnya. “Terakhir aku cek handphone itu di ranjang” gumamnya mulai merapikan posisi guling dan bantal. Gotcha! Ketemu!! Dara segera meraih ponsel

