Chapter 3

1066 Words

Bukan karena aku tidak cinta tapi mengakhiri adalah cara yang paling tepat untukku Ketukan ketiga barulah pintu terbuka, menampakkan wanita dengan rambut ikal dan bermata besar tengah menatap sang pendatang dengan takjub. Senyumnya terkembang saat wanita itu juga tersenyum padanya, langsung mempersilahkan masuk dengan nada riang. "Apa aku mengganggu? Kurasa kamu sedang sibuk." Bibir tipis yang di poles lipglos bersuara. Melihat keadaan wanita cantik di depannya berantakan dengan tepung menempel dimana-mana. "Tidak mungkin kamu mengganggu, aku hanya sedang mencoba membuat kue dan Kurasa aku belajar dengan cepat." Jawaban riang lagi dari wanita bermata besar. Terlalu riang yang tak di curigai si mata coklat. "Wow.. Kurasa aku ingin melihat." Mata coklat itu menatap ruangan kecil yang ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD