Season 2 - Chapter 1

958 Words

Dia melajukan mobil dengan cepat, terlalu terburu-buru karena terlambat. Wanita yang dicintainya pasti akan marah lagi karena keterlambatan yang ia lakukan lagi tapi bukan salahnya juga karena pekerjaan yang tak bisa di selesaikan dengan mudah. Mata hitamnya menatap ponsel putih yang tergeletak di dasbor mobil, tersenyum senang saat sebuah nama tertera di sana. Tangannya menggeser layar yang berwarna hijau, langsung menyalakan speaker ponsel hingga suara wanita itu berkoar di ponsel putihnya. "Apa aku pernah mengatakan kalau aku tidak suka menunggu?" Wanita itu bertanya penuh dengan kejengkelan. Tapi si pria hanya menggeleng kepala mendengar ocehan pujaan hatinya. "Aku sudah di jalan kearah rumah kamu, bentar lagi juga sampai." Jawab pria tersebut masih dengan ketenangan yang selalu bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD