" Sekarang jelaskan sama mama kenapa keadaan bisa sekacau ini, Sat? Kenapa Amanda bisa resign? Kenapa dia kembaliin rumahnya? Dan mereka bahkan pergi. Kamu apain dia?" cecar Sofia pada putra semata wayangnya. " Kenapa diam aja? Dia nggak pernah buat kesalahan selama ini. Dia juga kerja dengan baik. Dia hanya mau menghidupi anak- anaknya, Sat. Kamu pasti nyusahin dia. Kamu pasti udah ngomong yang nggak- nggak. Atau jangan- jangan kamu gangguin dia? Ngegoda dia?" tuduh Sofia. " Mom... Emang aku sejahat itu apa?" " Kadang. Apalagi ngelihat cewek mulus kayak gitu. Bisa aja kan kamu manfaatin keadaannya dan dia sakit hati." " Awas aja ya, Sat. Mama nggak mau kamu macam- macam sama Amanda. Dia itu punya banyak tanggung jawab. Dan lagian dia nggak punya waktu main- main sama kamu. Hidupnya ud

