Bara mendatangi rumah Papanya. Sejak hari pertama Ika pergi dari rumah, Bara sudah ingin menjumpai Papanya. Bara tidak bisa mengelak lagi. Bara juga sudah mulai putus asa karena belum juga menemukan keberadaan Ika. Tidak ada petunjuk sedikitpun. Bara bahkan sampai datang sendiri ke kampung Ika. Berharap Ika kembali kerumah peninggalan ayahnya. Tapi Ika tidak ada disana. Rumahnya masih ditempati oleh penyewa seperti yang pernah Ika ceritakan padanya. " Papa ada bik ?" tanya Bara pada bik Ning, art Papanya begitu masuk kedalam rumah. si Bibik mengangguk ," Bapak sudah menunggu kedatangan mas Bara ." jawabnya. Bara tidak menyadari kalau kedatangannya sudah dinantikan oleh Papanya. " Papa ada dimana ?" " Bapak ada dikamarnya ". Bara mengangguk pada art yang sudah setia bekerja selama bela

