"Itu semua kulakukan karena 90% aku sedang dilanda emosi." -Barrabas Mahesa- °°°°°°°°°° "Itu udah perjanjiannya, Barr. Kan, gue juga udah pernah bilang ke elo." Xabiru menjelaskan perihal masalah yang tiba-tiba muncul ke permukaan. Papa kandung Barra datang, meminta anaknya dikembalikan padanya. "Ini yang dari awal gue takutin waktu lo ngadopsi dia," kata Xabiru mengembuskan napas panjang lalu menyesap kopi hitamnya. "Karena dia masih punya keluarga yang utuh. Beda kalau lo ngadopsi anak yang emang yatim piatu dari lahir." Barra duduk dengan gelisah. Di pikirannya terbayang, bagaimana jika Killa sampai tahu masalah ini? Heksa akan diambil oleh pihak keluarganya. "Di panti 'kan banyak anak yang yatim piatu, tapi lo malah milih Heksa. Gue nggak habis pikir." "Killa yang mau," ucap Ba

