Bab 9. Mabuk

1060 Words

Bab 9. Mabuk Pukul satu dini hari, Katty terbangun dari tidurnya. Dia menjatuhkan satu tangannya ke ruang kosong di sampingnya. Dia menyadari kalau sang suami belum juga pulang. Perlahan, dengan mata sayu, Katty mengangkat badannya lantas duduk. Dia mengucek kedua matanya sambil menguap. “Apa dia sungguh belum pulang?” gumam Katty. Wajah sayu itu terlihat begitu menyedihkan sekarang. pikiran yang sudah ia usahakan untuk tetap bisa berpikir posistif, sekarang mulai kacau dan khawatir. “Ke mana dia pergi?” Katty memiringkan badan lalu meraih ponsel yang tergeletak di atas nakas. Dia melihat apakah ada pesan atau panggilan dari Lionel atau tidak. wajahnya semakin ditekuk ketika tidak mendapati satu pun pesan dari sang suami. Pesan yang Katty balas semalam, bahkan dibiarkan saja oleh Lion

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD