Bab 17. Tega Lionel dengan cepat memakai bajunya kembali. Dia berjalan grusah-grusuh sambil mengancing celananya. “Katty, tunggu!” serunya sambil terus berjalan cepat mencoba menyusul Katty yang berlari menuruni anak tangga. “Aku bisa menjelaskan semuanya! Katty! Tunggu!” Katty tidak memperdulikan panggilan itu. Meski Lionel terus berseru memanggil Namanya, tapi Katty enggan menoleh. Dia berjalan menyembunyikan wajahnya yang sudah banjir air mata. “Tunggu dulu!” Grep! Lionel berhasil meraih lengan Katty. Dia menariknya dengan cepat, sampai membuat Katty berbalik ke belakang. “Biar aku jelaskan!” tekan Lionel. Katty mendengkus lalu menarik tangannya dengan cepat. Dia tidak berbalik badan untuk pergi, melainkan berdiri menunggu Lionel kembali membuka mulutnya. Katty mengusap wajahny

