Chapter 12a

1148 Words

Sepanjang perjalanan, aku menikmati pemandangan indah yang terpampang di luar jendela. Barisan pepohonan dengan warna daun khas musim gugur membingkai jalan lurus yang kami lewati. Tak bisa kugambarkan kegembiraan yang meluap-luap dalam diriku, rasanya mereka berkumpul menjadi satu dan bersiap-siap untuk melompat keluar dari d**a ini. Aku tidak bisa berhenti tersenyum sambil menatap pohon-pohon di pinggir jalan  yang terlihat bergerak-gerak dari luar jendela, sementara Mike mengemudi dengan tenang di sampingku. Setelah akhirnya sukses mencapai jalan raya, barulah kusadari bahwa mansion keluarga Leeland ini ternyata terletak di atas bukit. “Seharusnya aku mengajakmu keluar saat musim panas kemarin,” ucap Mike tiba-tiba. Kutolehkan kepala dan matanya masih tetap fokus pada jalanan. “Saat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD