Kejutan

2091 Words

Faz mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar hotelnya. Ia mendapatkan kamar sendirian saja, tidak seperti teman-temannya yang kebanyakan sekamar berdua atau bahkan bertiga. Dirinya sama sekali tidak keberatan mendapat jatah kamar sendiri saja karena ia yakin sekali jika tidak ada satu pun teman di sekolahnya yang mau berbagi kamar dengannya. Berbagi kamar dengan Irva juga tidak mungkin karena pasti akan menimbulkan fitnah. Hanya saja Faz tidak menyangka jika kamar yang ia dapatkan ternyata begini luas. Tempat tidur tipe king di dalam sebuah kamar berukuran luas dengan fasilitas lengkap di dalamnya. Ada bath-up, lemari pendingin, mini bar, dan ketika Faz membuka pintu yang ia pikir adalah pintu ke arah balkon, ternyata malah langsung tembus ke lounge di hotel itu. Faz buru-buru menutup

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD