Elard memarkirkan motor sport hitam miliknya. Membuka helm, cowok itu mengacak-acak rambut, sebelum kemudian turun dari atas motor. Melangkah santai dengan kedua tangan yang tersembunyi di saku celana. Kening Elard mengernyit, saat merasakan ada hal ganjil dari para siswa di sekitarnya. Mereka mencuri pandang sembari berbisik-bisik. Menjadikannya sebagai pusat perhatian. Sesuatu yang memang bukan hal baru bagi Elard. Tapi kali ini, dia merasa ada yang berbeda. Bukan tatapan takut atau segan yang para siswa itu berikan padanya. Melainkan ... Tatapan penasaran, yang tak dimengertinya. Elard mencangkul ingatan. Apa dia melakukan hal yang bisa membuat para siswa melempar tatapan penuh rasa ingin tau seperti sekarang? Rasanya tidak. Akhir-akhir ini, Elard jarang berbuat ulah. Lagipula, tak

