71. Rasa Itu Masih Sama

2234 Words

Gavin memerhatikan Anin yang masih tak sadarkan diri. Tak menyangka, jika akan kembali bertemu dengan adik kelasnya semasa sekolah dulu. Gadis yang beberapa kali terlibat secara tidak sengaja dengannya dalam berbagai kejadian. "Nggak bangun-bangun, Gav. Gue cium aja kali ya? Biar kaya di film-film, kalau di cium pangeran langsung bangun—aduh! Astaga, Gav! Bibir gue kok ditabok?" Raka bersungut-sungut sembari mengelus bibirnya yang baru saja mendapat tepukan cukup keras dari Gavin. "Jangan sembarangan ngomong makanya! Awas lo macam-macam." "Pocecip nih ceritanya?" "Ck! Gue bukannya posesif. Tadi gebukin bapak-bapak yang bertindak amoral sama dia. Jangan sampai lo yang selanjutnya gue gebukin di sini." Menggeser posisi duduknya agar lebih menjauh dari Gavin. Raka menyilangkan tangan di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD