76. Memaksa Pulang

1675 Words

"BAGAIMANA BISA?!" Anggoro mengacak-acak rambutnya sendiri dengan gerakan frustrasi. Sementara tangannya yang lain masih memegang ponsel yang menempel ditelinga. Mendengar penjelasan dari salah satu orang kepercayaannya yang ditugaskan untuk menjaga Elard. "Siapkan semuanya! Saya dan istri saya akan kembali ke Indonesia hari ini juga." Tanpa menunggu balasan dari seberang sambungan. Anggoro sudah lebih dulu mematikan teleponnya. Meletakan ponsel ke atas meja dengan gerakan kasar. Hal itu tak luput dari perhatian Iva yang baru saja datang membawa secangkir kopi untuk suaminya yang pagi-pagi sudah sibuk marah-marah. "Kenapa Mas? Kok tadi teriak-teriak?" Tanyanya sembari mengelus bahu suaminya dengan lembut. Mencoba menenangkan kegusaran yang tampak jelas di wajah pria itu. "Siapkan semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD