"Sayang, kamu udah dateng?" Nabila memeluk Zain yang baru saja datang ke restoran yang ia rekomendasikan. Zain merasa tidak nyaman, ia melepas pelukan itu dan langsung duduk. Nabila menggigit bibir lalu berkata, "Kamu mau makan apa malam ini?" tanyanya seraya duduk di samping Zain. "Apa saja, terserah." Jawab Zain. Hatinya merasa tidak tenang. "Hmm, oke, malam ini aku yang pilihkan. Aku mau ..." Nabila menunjuk makanan kesukaan Zain. "Ini. Aku tau kamu suka ini dan aku mau pesankan untukmu sebagai hadiah ulang tahun kamu. Gimana? Apa kamu suka?" Zain hanya mengulas senyum. Pikirannya berpihak ke yang lain. "Oke, aku pesenin ya!!" Nabila lantas memanggil pekerja restoran itu dan memesan makanan yang sudah ia pilihkan tadi. Selama menunggu, Nabila mengotak ngatik ponselnya dan m

