Jalanan pagi hari nampak begitu padat. Jangan dikata lagi, jalanan kota memang selalu begitu. Sudah sewajarnya. Brian nampak risau, masalahnya ia tidak akan sampai tepat waktu di sana kalau keadaannya seperti ini. "Aduh ... kenapa musti macet segala sih!!" Brian menggerutu. Tak lama, ponselnya berdering. Brian pun segera mengangkatnya. "Woy Bri, kenapa lo belum sampai kantor juga sih?" "Ron, hari ini gue cuti lagi ya!" kata Brian sedikit tidak enak sebab, ia terlalu banyak alpa. "Ah elah, cuti lagi lo? Berapa hari lagi lo cuti, huh?" gerutu Roni lagi. "Hehe, ini terakhir deh, gue janji. Tolong gantiin kerjaan gue ya! Kalo butuh sesuatu yang nyangkut gue, lo bisa ke kantor Kak Zain." "Tapi Bri ..." Tut!! Brian menutup panggilan itu sebab ia tak mau mendengar celotehan dari

