Ada-ada saja

1177 Words

"Baik, Pak Brian. Terimakasih atas waktu dan kerjasamanya." "Sama-sama Pak, mari." Brian menjabat tangan klien dan ia sudah kembali ke ruangannya. Ia lupa jika pekerjaannya sudah ia berikan kepada Roni dan Hani. Karena tidak mau menambah beban mereka juga, Brian keluar dari ruangannya dan memasuki ruangan Roni. "Kamu mau kemana lagi, Bri?" Kinan malah sudah menghalangi jalannya. Brian menatap Kinan dengan tajam. Rupanya Kinan selalu saja membuat masalah. Aduh, seharusnya Kinan tahu bahwa ini di dalam kantor dan seharusnya dia tahu bagaimana bersikap seperti seorang pegawai dan bos. Kinan tersadar. "Eh, maaf Pak saya hampir lupa. Bapak mau kemana? Biar saya antar!" ucap Kinan. Brian menghembuskan napasnya lelah. "Gak usah, saya bisa sendiri." "Iya, Hani. Jadi ini ..." Nampak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD