"Jadi, di sini Brian tinggal sekarang?" Setelah mendapatkan alamat dari kedua orang tua Brian, gadis itu bergas mencarinya. Gadis itu sudah berjalan, mengetuk pintu sambil menunggu orang dalam rumah membukanya. Sudah beberapa kali, sepertinya tidak ada orang yang nyaut. Tapi perempuan itu tidak bosan, ia tetap melakukannya. "Astaghfirullah, kenapa aku tidur di sini?" Alisya terbangun, ia tidak sadar kalau saat ini dia masih di atas sofa dan tertidur di sana. Ya, sejak Zain menelpon tadi, Alisya malah tertidur. Karena rumah tidak ada siapa-siapa, sepi juga, bawaannya ngantuk. Ditambah dengan kondisi tubuh Alisya yang kurang bersemangat. Mendengar suara pintu, hal itulah yang membuat Alisya terbangun dari tidurnya. "Siapa sih? Apa Kak Zain udah pulang? Bukannya 2 hari lagi ya?" Ali

