Zulfi nampak duduk terpaku melihat seorang wanita cantik yang sedang berbincang dengan adiknya. Dirinya mengakui jika wanita itu benar-benar cantik. Lelaki mana yang tidak akan beruntung jika mendapatkannya? "Astaghfirullah." Beberapa kali Zulfi menggelengkan kepala mencoba menghilangkan pikiran itu. "Sadar Zulfi sadar, dia itu sudah punya suami. Tak pantas untukmu memikirkan wanita yang sudah dimiliki oleh orang lain," gumam Zulfi. Ia lantas memilih untuk berpindah tempat supaya tidak mengarah ke sana. Pria itu menyibukkan diri dengan memainkan ponselnya. Kring!! Secara tiba-tiba ponsel itu berbunyi. Zulfi hampir melempar ponselnya saking terkejutnya dia. "Huff." Zulfi menghembuskan napas. Untung saja tidak jatuh. "Ya, kenapa?" Zulfi mengangkat telpon. "Oke, saya bergerak sekara

