Kenapa harus dia?

1261 Words

Brian duduk di belakang sementara di depan ada Alisya sama Zain. Di sana Zain hendak menjalankan mobilnya. Namun, ia merasa sesuatu yang terasa tak nyaman. "Bri, aku ke belakang bentar. Kalian tunggu di sini." Zain pun keluar dari mobil itu meninggalkan istri dan adik iparnya di sana. Alisya dan Brian nampak gugup. Keduanya tidak bisa melakukan apapun termasuk membuka suara. Karena tidak nyaman, Brian membuka laptop dan mulai menyibukkan diri. Di sana Alisya juga tidak bisa berkata apa-apa selain hanya diam. "Ck, kenapa malah mati sih." Brian memukul laptop itu dan menutupnya. Sekarang tidak ada lagi yang harus ia lakukan selain menunggu sampai Zain selesai dari urusannya. Sedetik kemudian, pandangan Brian teralihkan. Walaupun melihatnya dari samping, tapi Brian tahu. "Kamu ...

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD