"Zain!!" Zain terkesiap dengan kedatangan seorang wanita cantik yang tiba-tiba saja datang menemuinya. Zain lantas berdiri, menatap gadis itu. "Nabila?" "Sayang kamu pulang kok gak bilang-bilang sih, terus ngapain kamu di sini sama si cupu ini?" Nabila menatap Alisya dengan tajam. Sementara Alisya hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya. Ia tak berani menatap kedua wanita yang merupakan temannya sewaktu sekolah dulu. Walaupun begitu, ia punya beribu pertanyaan terhadap Zain. "Cupu? Hei, dia ini istriku," jawab Zain. "Apa? Jadi kamu ..." Nabila menggelengkan kepalanya. "Nggak, ini gak mungkin kan? Si cupu ini bukan istrimu kan?" "Mmm, kak, aku ke belakang dulu sebentar!" Alisya bingung harus berbuat apa sekarang, lantas gadis itu membawa tasnya dan segera pergi dari sana. Su

