Makan malam

1140 Words

"Gimana? Kamu suka kan jalan-jalannya?" tanya Zain. Zain sudah selesai mengajak Alisya menghabiskan waktunya seharian ini. Ia meluangkan waktunya seharian penuh tanpa ada gangguan. Untungnya Zain sudah mematikan ponsel, ia tak peduli dengan urusan kantor seharian ini. Zain hanya sibuk dengan istrinya saja. Zain merasa lebih senang bersama dengan Alisya, ia baru tahu kalau Alisya itu orangnya asik. Jauh dari kata membosankan. Syukurlah. Alisya mengangguk, "Suka." Zain mengusap kepala Alisya dengan lembut. Mereka sedang dalam perjalanan untuk pulang. Namun, sepertinya Zain mengambil jalan yang salah. "Kak, kita mau kemana?" tanya Alisya. Gadis itu sangat tahu kalau Zain tidak mengarahkan mobilnya ke arah yang seharusnya. "Mm, kita makan malam dulu ya, Sayang. Dari tadi kamu belum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD