Zain masih menatap Alisya, menunggu jawaban dari wanita cantik itu. Namun, sesaat pandangan mereka terpaksa teralihkan oleh seseorang yang datang tiba-tiba pagi hari ini. "Assalamu'alaikum, Nyonya, maaf bibi pulang gak kabar-kabar. Tadinya sih bibi mau pulang besok, tapi bibi gak enak ninggalin Nyonya lama-lama di sini. Eh, ada Tuan Zain ternyata, Tuan sudah pulang ya? Kirain bibi Tuan belum pulang, makanya bibi pulang cepet." Wajah Alisya masih terlihat tegang, sementara Zain, pria itu sudah menyambut bibi dengan gembira. "Bi, sini biar saya bantu." Zain ingin membawa barang bi Min, tapi bi Min melarangnya. Bagaimanapun Zain ialah tuan rumah, mana mungkin dia membantu seorang pekerja di rumahnya? Bagi bi Min, Zain ialah seorang majikan. Wanita berusia 52 tahun itu begitu menghorma

