Not a Route

2119 Words

"Mas, kali ini lepasin Dia ya." Bujuk seorang wanita pada pria yang di seberang sambungan telfon mereka. "Kamu tahu apa yang Kamu minta bukan?" Tanya suara pria di seberang. "Iya Aku tahu, untuk kali ini saja. Mas harus rahasiain ini dari Pak Bos, Aku merasa kasihan sama Dia." Sekali lagi wanita itu membujuk suaminya. "Apa yang akan Kamu berikan jika Aku tidak melaporkan hal ini pada Pak Bos?". "Kamu minta apa?" Sang wanita bertanya dengan memutar-mutar rambut bagian depannya, wanita itu duduk di balkon apartemennya yang begitu mewah. "Apa Kamu bisa, tidak menunda anak lagi?" Tanya pria di seberang. "Mulai lagi deh Kamu, Mas. Kamu tahukan Aku menunda anak karena apa?" Tanya wanita itu dengan wajah cemberut, si pria tersenyum kala melihat wajah cemberut sang isteri walau hanya lewat l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD