Setelah berlarian kesana kemari, Randu dan Dava juga sudah sampai pada tempat tujuannya kali ini. Randu menatap Dava dan keduanya tersenyum, nafas keduanya memburu namun masih ingin menjajal stamina mereka. Saat mereka memasuki arena semua mata tertuju pada keduanya, termasuk para pemain yang sepertinya baru memasuki sesi pemanasan. "Dav!" Dava menatap seorang laki-laki yang meneriakkan namanya, Dava mengangkat tangannya. "Gue ganti dulu!" Laki-laki itu mengangguk saat Dava berkata demikian, Dava berjalan kearah tempat ganti lalu membuka loker dengan kunci yang sudah Ia pegang sebelumnya. "Lo mau setim sama Dia?" Tanya Randu, Dava mengangguk. "Kayanya Dia ngajakin Gue setim, Lo mau gabung?" Tanya Dava dengan membuka satu persatu kancing kemeja putihnya, Randu juga melakukan hal yang sa

