"Kamu yakin ini apartemennya, Via?” tanya Revan setelah mobil yang dikemudikannya berhenti di depan sebuah gedung apartemen yang tidak terawat. Silvia menatap Revan malas, lalu memutuskan keluar dari mobil mendahului Andra dan Revan. Silvia berdiri tepat di depan gedung apartemen. Tangannya mulai memainkan kamera yang menggantung di lehernya. Mengambil gambar beberapa kali lalu melihat hasilnya di layar kamera. Silvia menyerahkan hasil bidikannya pada Andra untuk mencari kesamaan dengan yang ada di artikel pembunuhan di tahun itu. Ardan dan Revan lalu berpencar masuk gedung apartemen, sedangkan Silvia menuju pos penjaga keamanan gedung. “Permisi, saya dari TvM ingin melakukan liputan di tempat ini,” ucap Silvia sambil memperlihatkan kartu persnya. Mendapat sambutan hangat dari pria paruh

