BAB 15

2121 Words

CHRYSTAL Pelan-pelan, aku menutup pintu di belakangku. Tubuhku seketika lemas. Rasanya aku sudah tidak bisa lagi menopang berat badanku, sehingga terduduk sembari bersandar di pintu. Semua memori bersama Sen adalah salah satu memori terbaik. Sen berhasil membuatku merasakan sesuatu yang berbeda, hal yang tidak bisa kudapatkan saat bersama Regan. Dan jika harus jujur, aku tidak rela jika pada akhirnya Sen memilih wanita lain, sekalipun itu adalah gadis kecilnya. Munafik, hinaku pada diriku sendiri. Aku berusaha untuk tersenyum dan ikhlas di depannya, tapi kenyataannya berbeda. Hatiku hancur. Aku berharap bahwa Sen tetap memilihku apa pun yang terjadi nantinya, jahatkah aku berharap seperti itu? Sen adalah pria hebat. Dia juga menganggumkan. Bahkan, dengan mudahnya dia masuk ke hatiku, m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD