Althaf menutup pintu apartemen dengan keras. "Berani sekali kamu kencan dengan pacarmu di Mall tadi." Sinis Althaf. "Mas, dia teman Syifa." Ucap Syifa. Dia takut sekarang. Althaf terkekeh sinis. "Teman? Teman yang menyatakan cinta hah?" Bentak Althaf. "Saya tahu kamu kekurangan uang, tapi tidak usah bertingkah laku layaknya seorang jalang." Sinis Althaf. Syifa memejamkan matanya. "Mas-" "Berapa harga yang kamu berikan untuk dia per malamnya?" Sinis Althaf. Plaaakkkkk... Syifa menampar Althaf. Syifa terlalu marah sekarang, apa maksud Althaf berbicara seperti itu? Syifa bukan lah seorang jalang yang siapa saja boleh menikmati tubuhnya. "BERANI SEKALI KAMU SYIFA!" Bentak Althaf. Lagi lagi ini di luar kendali Syifa. Syifa memegang tangannya yang di pakai menampar Althaf tadi. Dia ti

