Harga Diri Lelaki

1078 Words

“Kau seharusnya bersyukur karena selama ini akulah yang menjadi pelipur lara untuk istrimu, aku datang di saat yang tepat, di saat dia sangat tersiksa menunggumu, aku menghiburnya dan mengisi hari-harinya dengan cinta!” seru Leon kemudian tertawa jahat. Ia sudah tampak seperti orang gila, “hahaha, kau tidak tahu kan, Camila sangat menikmati malam-malam bersamaku, dia...” “Diam kau, b******k!” teriak Rustam seraya melayangkan pukulan di wajah Leon hingga pria itu jatuh tersungkur ke jalan. Leon berusaha bangkit sambil memegangi wajahnya yang terasa sakit. Ia kemudian tertawa lagi dan kali ini lebih keras, “hahaha!” Leon menggeleng-gelengkan kepalanya, “sungguh kasihan pria ini, dia tahu dia tidak bisa punya anak sampai harus mengambil anak orang lain dengan cara rendahan seperti ini,” olo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD