2.9

1511 Words

  Doa Hilara hanya satu, ialah keselamatan Juna. Ketika Bahar mengatakan Juna mengalami kecelakaan, dunia terasa runtuh. Ketakutan menghantui Hilara hingga kesulitan bernapas. Agar bisa ikut menengok keadaan Juna, Hilara harus bersujud di kaki Bahar. Ia memohon pada sahabat ayahnya itu agar membawa dia ke tempat Juna. Dengan nada kesal Bahar akhirnya mengizinkan, "Ya udah, ayo!" Sepanjang jalan Hilara berdoa kepada Yang Maha Kuasa, jangan mengambil Juna dari sisinya. Meski ucapan Juna sebelum pergi bilang soal kematian, Hilara harap jangan dikabulkan. Juna sangat penting dalam kehidupannya. Tanpa Juna pada siapa dia menyandarkan diri dan berlindung. Hilara baru menikmati rasanya punya orang tua. Sungguh tak adil bila kesempatannya kembali direnggut oleh takdir. "Bisa berhenti nang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD