Menuju siang Bahar datang membawa banyak makanan. Mereka resmi libur, ketika Hilara ikut duduk di karpet berbulu ruang tengah yang Juna dan Bahar obrolkan adalah mengomentari film. Biasanya mereka membicakan pekerjaan. Hilara suka jengah dan memilih pergi, biasanya. Kali ini Hilara cukup nyama berada di samping Juna. Bahar pun tumben tidak memancing keributan. Setiap perkataannya lumayan tenang. Meski beberapa terdengar kagok. Entah apa ancaman Juna sehingga Bahar menurunkan sikap menggebu-gebunya. Obrolan seru itu terjeda oleh bunyi bel rumah. "Yang nganter ayam goreng tuh pasti." Hilara segera berlari membuka pintu. Mereka sedang menunggu pengantar pesanan makanan. Tidak tertuga yang berdiri di depan malah salah seorang guru cantik Deltaepsilon. Yang kata Bahar mirip Yoona. "Bu F

