Kejadian di Lift

2007 Words

Papanya mampir sebentar sebelum berangkat ke bandara. Marwan tentu saja harus bekerja dan mengurus segala urusan yang berkaitan dengan Serena. Kartu keluarga baru sudah selesai. Ada nama Serena di bawah nama istri kedua papanya. Hal yang membuatnya jengkel tapi ia menahannya. Ya menjaga perasaan papanya biar tak terbebani karena harus kembali ke Aceh. "Kamu harus hati-hati. Nanti akan ada pengawal papa--" "Gak perlu, pa. Serena bisa jaga diri." Tapi maksud papanya bukan begitu. Hanya khawatir. Ia tak tahu apalagi yang mungkin dilakukan oleh keluarganya sendiri. Ia memang akan pulang bersama mereka juga. Tentu saja tiba di Aceh, akan ia eksekusi diam-diam. Hal yang paling utama adalah mengumpulan bukti-bukti dan saksi kunci. Papanya menghela nafas. "Oke. Tapi harus selalu telepon papa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD