"Naya, ternyata wanita itu bisa saja tidak berdarah di malam pertamanya karena dulu pernah mengalami cedera yang mengakibatkan selaput daranya robek, bukan hanya dikarenakan hubungan badan." Mas Aksya bicara berbisik dekat telingaku. Mungkin takut kedengaran orang lain. "Maaf, aku masih penasaran soal kemarin dan akhirnya mencari tahu informasi seputar hal itu. Soal malam pertama kita yang berakhir tanpa noda. Nih, coba lihat! Aku baru baca artikelnya. Mungkin saja ini yang terjadi pada kamu. Hm, apa dulu kamu pernah cedera atau? Astaga, kenapa aku bisa melupakan hal ini, padahal dulu aku pernah baca–" Ucapannya terputus. Mas Aksya terdiam hingga tampak ia memangkas jarak kami guna menatapku sangat lekat. "Naya, kamu kenapa?" Dia bertanya khawatir setelah bicara panjang lebar tapi tak

