19.

568 Words

"Yeeayy!" teriak Cla gembira saat mobil berhenti di halaman rumah Stev "Kita sudah sampai, horeee!" Stev tak menggubris Cla, pria itu turun dari mobilnya. memutari lalu membuka pintu mobil sebelahnya, ia buka saefty belt Cla dan berusaha memapah tubuhnya. "Gendong." rengek Cla manja. Kaget melihat reaksi Cla yang berusaha menggapai lehernya untuk ia peluk, meski pun Cla sudah memakai high heels, tetapi tubuh Cla yang tak terlalu tinggi pun sulit untuk menyamai tinggi badannya. "Stev, gendong." rengek Cla lagi. Stev pun menuruti keinginan Cla, ia gendong Cla di depan seperti sedang menggendong seorang bayi. Cla memeluk erat leher Stev sembari menyembunyikan kepalanya di ceruk leher Stev, aroma tubuh Stev yang wangi mengunggah selera Cla yang kondisinya sedang tak terkontrol saat ini.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD