29.

758 Words

Stev menatap lekat Cla dan putranya yang tidur saling memeluk erat, senyuman manis tersungging di bibir tebal dan merah miliknya kala mengingat tadi malam. Andrew yang merengek meminta Cla agar tidur berdua dengannya, dan saat itu Stev juga ikut mencari kesempatan dengan menyelinap tidur bersama mereka. Untung ranjang di kamar itu luas, memudahkan Stev tertidur nyaman di samping putranya yang posisinya di tengah-tengah mereka. Stev terbangun lebih dulu dan langsung di suguhkan pemandangan yang luar biasa. Moment manis seperti ini sangat sulit Stev lihat. kemanjaan Andrew dengan Anne tak pernah Stev lihat melebihi ini, tapi dengan Cla? bahkan putranya sampai merengek. "Selamat pagi," sapa Stev melihat Cla mengerjapkan dan membuka kedua mata indahnya. "Selamat pagi juga Stev, hoaam." jaw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD