30.

746 Words

Cla dan Stev sudah sampai di parkiran kantor, supir pribadi Stev turun dan membukakan pintu untuk Stev lalu Cla. "Ayo sayang!" ajak Stev mengulurkan tangannya yang di sambut ragu-ragu oleh Cla. "Tanganmu dingin sekali sayang, kamu gugup, hm?" tanya Stev memperhatikan wajah kekasihnya. "Sedikit," ucap Cla pelan. Stev tertawa kecil. "Santai saja Cla, ada aku di sampingmu yang akan selalu menamanimu." Cla tergelak mendengarnya, Stev yang sibuk tak melulu selalu berada di dekatnya. Tapi dengan lucunya pria itu berkata akan selalu menemaninya. Stev menggenggam erat tangan Cla seraya berjalan bersisian bersama. Degupan jantung Cla semakin tak beraturan kala ia dan Stev sudah berdiri di depan perusahaan milik Stev. Ia dan Stev melangkahkan kakinya masuk ke dalam, yang dapat Cla lakukan han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD