90. Salah Curhat

1116 Words

Suatu siang ketika Bulan dan Yunita baru menyelesaikan makan siang di ruang meeting lantai dua... "Gimana rasanya kawin lari ya?" tanya Bulan. Yunita nyaris tersedak minuman. Bulan tampak melankolis dengan wajah termenung menatap ke jendela. Pikiran itu tidak dapat meninggalkan kepalanya sejak Minggu sore, yang berarti telah berlalu tiga hari. "Serius lo? Emangnya situasi lo sama Lios udah segawat itu sampai harus kawin lari?" Yunita terbatuk-batuk. "Nggak sih, tapi mungkin pilihan itu bukan sesuatu yang buruk juga. Daripada putus karena nggak dapat restu?" Bulan mengangkat bahu. "Wah, gue sih nggak bisa komentar. Cuma, apa harus begitu? Nggak bisa dibicarakan baik-baik sama orangtua lo?" Bulan melirik Yunita, "Nggak bisa. Mereka mengatur perjodohan buat gue, Yun. Padahal dua minggu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD