85. Melihat Apartemen

1052 Words

"Apa?? Lo pergi dari rumah??" Yunita terbelalak mendengar cerita singkat Bulan. Pensil yang sedang dipegangnya terjatuh ke lantai. "Hush... Kurang keras teriaknya, Yun." Bulan memungut pensil tersebut dan meletakkannya di atas meja Yunita. "Wow, pantas aja muka lo cerah. Lebih nyaman tinggal sendiri ya?" Yunita tersenyum lebar. Bulan tertawa, "Baru juga satu malam. Lagian semalam gue nginap di hotel, jadi nyaman-nyaman aja." "Ooo... Rencana lo berikutnya gimana? Cari kost atau apartemen?" tanya Yunita. "Sore gue mau lihat apartemen. Kalau dipikir-pikir harga sewa apartemen masih lebih menguntungkan dibanding kalau gue ngekost." "Iya sih, secara fasilitas juga lebih komplit apartemen. Lo mau lihat di mana? Apartemen Lios?" "Iya." "Hahaha asyik deh tinggal berdekatan. Kenapa nggak s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD