86. Alur Baru

1333 Words

Pagi hari Lios bersikeras mengantar Bulan ke kantor. Dia sudah duduk menunggu di dalam unit Bulan sejak pukul enam pagi, tidak lupa membawa roti dan s**u untuk sarapan mereka berdua. "Kamu nggak usah repot begini. Aku kan bisa naik ke unitmu." Bulan tersipu. "Nggak repot, cuma turun lima lantai,. Hitung-hitung olahraga" ujar Lios. "Nanti sore ke cafe nggak?" tanya Bulan. "Tergantung. Kamu mau ajak aku ke mana?" "Aku pingin beli perabotan kecil-kecil... Masa cermin aja aku nggak punya." "Oh, boleh. Ayo nanti sore kita cari perlengkapanmu." "Langsung dari kantor aja ya, biar nggak bolak-balik," kata Bulan. "Atur aja." Memulai pagi bersama kekasih terasa sangat menyenangkan. Perlahan Bulan melengkapi apartemennya dengan perabotan sederhana seperti kulkas mini, kompor kecil, dispenser

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD