87. Jalan-jalan Keluarga

1405 Words

Pagi-pagi sekali Bulan terbangun dan menemukan dirinya masih bersandar pada Lios. Pantas saja tidurnya nyenyak sekali tanpa mimpi. Dilihatnya langit di luar jendela masih gelap. Bulan menjangkau handphone dan melihat jam. Baru pukul setengah enam pagi. "Lios... Bangun...." Bulan mengguncang lengan Lios. "Hmm...." Lios menggeliat. Entah sengaja entah tidak, tangannya kembali menarik Bulan ke dalam pelukan. "Aduh... Udah bangun ya? Ayo, kita harus siap-siap kan? Aku mau turun ke lima belas dulu," kata Bulan. Lios membuka mata. Dia tersenyum melihat wajah cantik di hadapannya. "Ayo bangun," kata Bulan. "Sebentar lagi," gumam Lios. Dia kembali memejamkan mata dan mempererat pelukan. "Ih, kamu ini... Ya udah, aku turun dulu deh. Kamu lanjut tidur aja." "Nanti, sama-sama...." Lios belum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD