103. Sepasang Cincin

1060 Words

Keesokan hari sesuai janji Lios, dia mengajak Bulan berjalan mengelilingi danau. Seperti biasa Sabtu pagi banyak orang yang berolahraga di sekitar danau buatan itu. Bulan berkali-kali menguap tapi Lios tetap membujuknya untuk menyelesaikan sepuluh putaran. "Untung kemarin aku jemput kamu pergi makan siang ya? Kalau nggak orang itu akan mengambil kesempatan," ujar Lios saat mereka berdua duduk santai di kursi taman. Dia membiarkan Bulan bersandar di lengannya. "Iya. Tunggu waktunya, dia akan menyerah." Bulan tersenyum. "Hari Senin," ucap Lios penuh arti. "Jadwalnya udah pasti kan? Kita langsung ke KUA?" tanya Bulan. "Betul. Udah siap menjadi istriku?" goda Lios. Bulan tertawa kecil, "Siap." "Kita hanya perlu menunggu empat belas hari, setelah itu nggak ada yang bisa mengganggu kita l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD