Terbilang cukup lama Angga melancarkan aksinya. Sekarang Cherry bisa menghembuskan napasnya lega setelah Angga mencabut bibirnya dari kening Cherry. Tatapan mereka kembali terpaut. Angga tersenyum lebar lagi tahan lama, sementara Cherry masih melempar tatapan datarnya. Setelah kejadian Angga mencium keningnya tadi, Cherry lebih banyak diam sampai sekarang tatapannya teralihkan ke samping. Cherry masih canggung, Angga selalu saja membuat dirinya seperti ini. Namun, ada perasaan lain yang membuncah di raganya dan Cherry masih saja merasakal hal itu. Cherry spontan mengangkat sudut bibirnya membentuk sebercak senyuman kecil. Hatinya menjadi hangat, perutnya seperti diterbangi ribuan kupu-kupu. Namun, sekarang ia sangat gugup. "Apakah boleh meminta sesuatu ke elo?" tanya Cherry setelah me

