Menangis. Anne menangis tersedu-sedu. Boro-boro memikirkan honey moon mereka lagi saat ini. Karena Hamas pun hanya diam. Tak merespon ucapan Anne yang terus meminta penjelasan. Ia tak salah mengambil kesimpulan kan? Apalagi saat mendengar apa yang dikatakan Hamas di dalam kamar mandi tadi. Ia bisa menangkapnya. Melihat Hamas begitu tentu saja membuat Anne marah. Perempuan itu menghempas pintu saat masuk ke kamar mandi. Meninggalkan Hamas yang mengusap wajahnya. "Aku harus menyelamatkan Papaku, Cherie," ucapnya ketika Anne keluar dari kamar mandi. Anne makin berang menatapnya. "Selamatkan Papamu?" Anne menatapnya tajam. "Lalu korbankan aku?" Hamas terdiam. Anne tak ingin lagi mendengarkan kelanjutannya. Perempuan itu membereskan barang-barangnya. Hamas menatapnya sendu. Ia diambang k

