Happy reading. Beberapa Minggu berlalu. Matahari sore merambat pelan di dinding kayu rumah panggung itu, menciptakan bayangan panjang yang seolah memeluk Laras. Ia duduk di kursi tua, jemarinya bergerak ritmis mengusap perutnya yang kini memasuki trimester ketiga. Di desa kaki bukit ini, Laras tinggal sendirian. Hanya ditemani oleh kesunyian tanpa adanya seseorang yang sangat ia sayangi. Sudah empat bulan berlalu sejak berita kematian Reno suaminya, potongan logam yang ditemukan di laut utara dan manifes penerbangan yang mencantumkan nama suaminya, Reno Samudera. Laras tidak mendapatkan jasad untuk didekap, hanya sebuah kotak kayu berisi barang-barang pribadi yang masih menyisakan aroma parfum maskulin bercampur bau hangus yang samar. "Sabar ya, Nak," bisiknya pelan. Suaranya serak, j

